Langsung ke konten utama

Tujuan Ilmu Ekonomi opo sih?


Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai deskripsi ilmu ekonomi, dimana pada artikel tersebut telah saya sampaikan bahwa tujuan dari ilmu ekonomi adalah untuk mencapai kesejahteraan manusia. Dan pada kali ini saya akan menyampaikan bagaimana tujuan itu dapat tercapai. Mengenai hal tersebut, saya ingin bertanya, apakah anda memiliki cita-cita? Tentu saja anda memilikinya. Ketika di bangku sekolah dasar, kita sering sekali menyebut cita-cita masa mendatang pada saat kita besar nanti. Apakah ketika besar anda akan seperti yang anda cita-citakan? tidak pasti, karena tentu untuk mencapainya anda harus melalui yang namanya proses atau tahapan. Balik lagi ke materi kita, sama halnya untuk mencapai tujuan ilmu ekonomi tentu ada proses, dan di dalam proses itu ada usaha manusia yang harus dilakukan atau dikenal sebagai Tindakan Ekonomi. Tindakan ekonomi yang kita lakukan harus TEPAT untuk mencapai tujuan ekonomi yaitu kesejahteraan. Lalu bagaimana kita dapat melakukan tindakan ekonomi yang tepat, di sinilah letak peran ilmu ekonomi itu sendiri yaitu membantu anda dalam menentukan tindakan ekonomi yang tepat.
Ilustrasi : 
Pak Boy dan Pak Roni sama-sama bekerja di PT Akubahagia. Pak Boy bekerja sebagai staff keuangan dan Pak Roni bekerja sebagai staff administrasi. Upah mereka sama besarnya yaitu Rp 7.000.000/bulan. Setiap akhir tahun keluarga pak Boy mampu pergi jalan-jalan sekeluarga keluar kota sedangkan keluarga Pak Roni sangat jarang berlibur keluar kota.

Dari ilustrasi tersebut, kita dapat melihat bahwa upah yang sama besarnya belum tentu memberikan KESEJAHTERAAN yang sama pula. Mengapa demikian? karena dari kasus di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pemahaman ilmu ekonomi Pak Boy lebih baik daripada Pak Roni sehingga tindakan ekonomi yang dilakukan oleh Pak Boy tepat untuk mencapai tujuan ekonominya. Mari kita lihat lanjutan ilustrasi tersebut:
Pak Boy selalu membawa bekal masakan istrinya dari rumah begitu pula anak-anaknya yang bersekolah. Sedangkan Pak Roni selalu makan di restoran di depan kantor ketika istirahat makan siang.
Setelah kita melihat lanjutan ilustrasi, hal tersebut membuktikan bahwa Pak Boy memahami ilmu ekonomi secara baik, dia melakukan tindakan ekonomi dengan membawa bekal akan menghemat pengeluarannya. Dengan demikian, dia dapat menabung untuk memperoleh kesejahteraannya. Sedangkan tindakan ekonomi yang dilakukan Pak Roni tidak tepat karena dia tidak memahami ilmu ekonomi. Dan pada akhirnya, dia tidak akan memperoleh tujuan ekonominya yaitu kesejahteraan.
Sudah mulai paham tujuan ilmu ekonomi?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengamati Ilmu Ekonomi

Bisa bayangkan sesulit apa mata pelajaran Ekonomi di sekolahmu? jika pertanyaan ini saya ajukan kepada 100 orang, saya meyakini bahwa sebagian besar (lebih dari 50 orang) akan berpendapat bahwa ekonomi adalah salah satu mata pelajaran yang sulit, terutama bagi siswa SMA jurusan IPS yang memiliki alasan bahwa ekonomi mengandung banyak konsep perhitungan matematika (oalah, padahal saya sudah menghindar dari IPA) ditambah lagi dengan analisa-analisa yang dianggap memusingkan,hehe.Namun bagi saya sendiri, semua mata pelajaran tentu tidak ada yang mudah jika usaha kamu minim (tidak ada yang mudah di dunia ini bagi orang yang malas).  Satu yang kamu harus tahu bahwa jika kamu pernah belajar ilmu ekonomi, kamu adalah manusia beruntung. Kenapa ya demikian? karena secara implisit Bapak Ekonomi Dunia, Adam Smith (1776) mengemukakan bahwa ilmu ekonomi adalah ilmu yang menjadi jembatan kamu untuk mencapai  tujuan duniawimu.  Apa tujuan duniawimu? tentu seperti yang sudah kita k...

Inti Masalah Ekonomi

          Sebelum kita memulai materi kali ini mengenai masalah inti ekonomi, kita harus mengetahui terlebih dahulu apakah yang dimaksud dengan masalah inti atau sebutan lainnya adalah masalah utama ekonomi. Masalah inti ekonomi adalah sumber dari segala masalah ekonomi yang dihadapi oleh manusia. Jadi apapun masalah ekonomi  yang kamu hadapi hari ini, misalkan saja uang jajanmu yang kurang, penundaan pembayaran administrasi sekolah, ketidakmampuan membeli buku atau seragam sekolah, dan lain sebagainya. Semua itu bersumber dari masalah inti yang namanya KELANGKAAN. Kenapa demikian? sebelum saya menjawab, mari dahulu kita perhatikan satu ilustrasi berikut ini: Desa Pojok adalah desa yang mayoritas pekerjaan masyarakatnya adalah seorang petani padi. Oleh karena itu makanan pokok di desa tersebut adalah beras. Namun ketika musim penghujan tiba bulan Oktober lalu, banyak petani gagal panen karena sawah mereka mengalami banjir berkepanjangan. Karena musi...